Monday, March 7, 2016

Kisah Tentang Seekor Anak Burung Gagak

Seorang ulama dari Suriah bercerita tentang do'a yg selalu ia lantunkan. Ia selalu mengucapkan do'a seperti berikut ini...

( ﺍﻟﻠﻬﻢ ﺍﺭﺯﻗﻨﺎ ﻛﻤﺎ ﺗﺮﺯﻕ ﺍﻟﺒﻐﺎﺙ )

"Ya Allah, berilah aku rezeki sebagaimana Engkau memberi rezeki kepada bughats."

Apakah "bughats" itu...?
Dan bagaimana kisahnya...?

"Bughats" adalah anak burung gagak yg baru menetas. Burung gagak ketika mengerami telurnya akan menetas mengeluarkan anak yg disebut "bughats". Ketika sdh besar dia menjadi gagak (gurab).

Apa perbedaan antara bughats & gurab...?

Telah terbukti secara ilmiah, anak burung gagak ketika baru menetas warnanya bukan hitam seperti induknya, karena ia lahir tanpa bulu. Kulitnya berwarna putih.

Di saat induknya menyaksikannya, ia tidak terima itu anaknya, hingga ia tidak mau memberi makan dan minum, lalu mengintainya dari kejauhan saja.

Anak burung kecil malang yang baru keluar dari telur itu tidak mempunyai kemampuan untuk banyak bergerak, apalagi untuk terbang.
Lalu bagaimana ia makan dan minum...?

Allah Yang Maha Kuasa & Maha Pemberi Rezeki yang menanggung rezekinya, karena Dialah yang telah menciptakannya.

Allah menciptakan AROMA tertentu yang keluar dari tubuh anak gagak yang dapat mengundang datangnya serangga ke sarangnya.
Lalu berbagai macam ulat & serangga berdatangan sesuai dengan kebutuhan anak gagak, & ia pun memakannya...
Maa syaa Allah...

Keadaannya terus seperti itu sampai warnanya berubah menjadi hitam, karena bulunya sudah tumbuh.

Ketika itu barulah gagak mengetahui itu adalah anaknya & ia pun mau memberi makannya sampai tumbuh dewasa & bisa terbang mencari makan sendiri.
Secara otomatis aroma yg keluar dari tubuhnya pun hilang & serangga-serangga tidak berdatangan lagi ke sarangnya.
Dia-lah Allah Ar Razzaq Yang Maha Pemberi Rezeki...

"Kamilah yg membagi-bagikan penghidupan di antara mereka dalam kehidupan di dunia ini."
(QS. Az-Zukhruf : 32)

Rezekimu akan mendatangimu di mana pun kamu berada, sebagaimana sabda Rasulullah shalallahu 'alaihi wassalam:

"Sesungguhnya Malaikat Jibril menghembuskan di dalam perasaanku bahwa seseorang tidak akan meninggal sampai sempurna seluruh rezekinya. Ketahuilah, takutlah kepada Allah, dan perindahlah caramu meminta kepada Allah. Jangan sampai keterlambatan rezeki membuatmu mencarinya dengan cara bermaksiat kepada Allah. Sesungguhnya tidak akan didapatkan sesuatu yang ada di sisi Allah kecuali dengan menta'atinya."

Makanya sebenarnya kurang pantas bila orang orang beriman berebut rejeki dan seringkali tidak mengindahkan halal haramnya?
Naudzubillah min dzalik...

Ya Allah, Engkau Pemberi dan Penjamin Rezeki, karuniakanlah kepada kami rezeki yg halal dan barokah.

Aamiin...

Wallahu a'lam...
DR. Amr Khalid

Tuesday, March 1, 2016

Siapakah Pahlawan? - Salim A Fillah

Dialah yang tidak tertipu oleh kebaikannya sendiri,tak tersibukkan oleh kekurangan orang lain, tak terbutakan oleh prestasi yang diraih, dan tak tergoda oleh prestise maupun gengsi. Salim A Fillah.

Monday, February 29, 2016

Saya tidak pernah bermimpi - BJ Habibie

B.J Habibie dan Ainun Habibie
Ainundan Habibie
“Saya tidak pernah bermimpi. Yang saya kembangkan adalah cita-cita berdasarkan suatu wawasan yang jelas, realistis, mencerminkan kebutuhan masyarakat, juga kepentingan nasional yang disesuaikan dengan kemampuan yang terus saya tingkatkan. Tahap demi tahap, produktivitas, disiplin bekerja, dan kualitas karya saya meningkat.”

Sunday, February 28, 2016

Hakim Cium Tangan Terdakwa, Sebuah Pelajaran Berharga dari Jordania

Hakim itu mengejutkan semua orang di ruang sidang. Ia meninggalkan tempat duduknya lalu turun untuk mencium tangan terdakwa.
Terdakwa yang seorang guru SD itu juga terkejut dengan tindakan hakim. Namun sebelum berlarut-larut keterkejutan itu, sang hakim mengatakan, “Inilah hukuman yang kuberikan kepadamu, Guru.”
Rupanya, terdakwa itu adalah gurunya sewaktu SD dan hingga kini ia masih mengajar SD. Ia menjadi terdakwa setelah dilaporkan oleh salah seorang wali murid, gara-gara ia memukul salah seorang siswanya. Ia tak lagi mengenali muridnya itu, namun sang hakim tahu persis bahwa pria tua yang duduk di kursi pesakitan itu adalah gurunya.

Monday, February 22, 2016

ANAK SUKSES, PESANTREN, dan MASJID

Setiap orang tua memiliki harapan akan kesuksesan putra – putrinya. Berbagai metode pendidikan dari balita sudah mulai diterapkan. Dengan tujuan si buah hati menemukan “jati diri” kemana, apa, dan bagaimana dirinya menjadi manusia yang sukses.

Anak telah tumbuh besar, namun mereka masih tetap membutuhkan pendidikan dan pengajaran yang baik sebagai salah satu faktor penunjang keberhasilan mereka. Diakui, kesuksesan anak juga tergantung pada faktor lingkungan. Oleh karena itu, kita berusaha mencari lingkungan yang kondusif bagi putra – putri kita.

Tuesday, February 16, 2016

Hikmah Sebuah Perahu

Dikutip dari broadcast whatsapp inilah hikmah sebuah perahu, sebuah perumpamaan bagi indah bagi seorang mukmin.

ليس مِن الخطر...
أن تكونَ السفينةُ في الماء..
ولكن الخطر...
أن يكون الماء في السفينة..

Tidaklah berbahaya..
Jika sebuah perahu di atas air..
Tapi yang berbahaya adalah..
Apabila ada air di atas perahu

وليست من المشكلة..
وجود المؤمن في الدنيا..
ولكن المشكلة..
وجود الدنيا في قلب المؤمن..

Bukanlah sebuah masalah..
Keberadaan seorang mukmin di dunia ini..
Tapi yang bermasalah adalah..
Keberadaan dunia di hati seorang mukmin..

Wednesday, February 3, 2016

Berpakaian Kotor Menghadiri Rapat Orang Tua Murid, Ucapan Bapak Ini Membuat Semua Orang Malu!

Tepat pukul 7 malam, orang tua murid mulai masuk ke dalam ruangan kelas di sekolah. Beberapa orang tua terlihat penuh sopan santun, ada juga orang tua yang kelihatannya sombong, ada juga yang terlihat sangat berhati-hati. Pada saat guru mulai menutup pintu dan mulai berbicara, pintu yang baru saja ditutup terbuka kembali perlahan-lahan, seorang pria paruh baya, badannya kotor penuh dengan debu muncul dibalik pintu. Dengan wajah yang tersenyum dia meminta maaf karena datang terlambat.